Pantai Rea Rp 15.000/pax click here
Berkontribusilah dengan membagikan peta abrasi untuk meningkatkan eksposur dan kesadaran tentang abrasi dan juga menjaga kebersihan pantai kami

Setiap tahun, warga Dusun Telaga berkumpul untuk memperingati Haul Sayyid — sebuah tradisi yang telah diwariskan turun-temurun sebagai bentuk penghormatan kepada leluhur yang membuka jalan bagi kehidupan di Kemujan. Lebih dari sekadar ritual, acara ini menjadi momen bagi warga untuk saling mengingat asal-usul dan menjaga kekompakan desa.
Menurut cerita yang beredar di kalangan sesepuh desa, tradisi ini bermula dari kedatangan seorang tokoh penyebar agama yang singgah di pesisir Kemujan beberapa generasi lalu. Ia dikenal luas berkat perannya dalam membuka akses air bersih dan mengajarkan cara bertani yang lebih baik kepada penduduk setempat.
Haul ini bukan cuma soal doa bersama, tapi cara kami bilang terima kasih ke leluhur yang sudah bikin kampung ini bisa dihuni sampai sekarang.
— Salah satu sesepuh Dusun Telaga
Perayaan Haul Sayyid biasanya berlangsung selama tiga hari, dengan rangkaian kegiatan yang melibatkan hampir seluruh warga dusun, dari anak-anak hingga sesepuh.
Persiapan acara ini melibatkan gotong royong yang cukup panjang, biasanya dimulai sejak dua minggu sebelum hari pelaksanaan.
Di tengah arus modernisasi dan berkembangnya wisata di Kemujan, Haul Sayyid tetap dijaga sebagai pengingat akar sejarah desa. Pokdarwis setempat kini mulai memperkenalkan tradisi ini kepada wisatawan sebagai bagian dari paket wisata budaya, dengan harapan generasi muda ikut merasa memiliki dan melestarikannya.